Sunday, 25 March 2012

Aktor utama film The Raid Iko Uwais disandingkan para fans-nya  dengan Aktor Ong Bak asal Thailand “Toni Jaa”, walaupun banyak yang menganggap Iko Uwais sebanding dengan Toni Jaa, IkoUwais pilih merendah.

Iko Uwais sang aktor utama film The Raid

Tony Jaa sang aktor utama film Ong Bak

"Alhamdulillah makasih banyak (pujiannya). Mungkin menurut saya dia itu salah satu legenda untuk action martial art. Kalau dibandingi dengan saya, (saya) masih sangat jauh," ucapnya merendah.

Iko Uwais belajar silat sejak umur 10 tahun ingin memfokuskan akting dan beladirinya di film laga. Dia juga mengemban misi agar silat Indonesia semakin mendunia, juga ingin agar seni bela diri silat dicintai oleh anak muda di seluruh dunia.

Ketika 'The Raid' diputar di Toronto International Film Festival, Iko merinding melihat respons penonton terhadap filmnya. Apalagi festival film tersebut merupakan salah satu ajang bergengsi di dunia film internasional.

Film action yang disutradarai Gareth Evans itu berhasil meraih penghargaan 'The Cadillac People’s Choice Midnight Madness Award.' Hasil membanggakan tersebut semakin membuka jalan bagi perfilman Indonesia untuk dilihat dunia.


"Saya rasa paling bagus di Toronto, penontonnya sangat respons," kenang pemilik tinggi badan 169 centimeter itu sambil tersenyum.


Akting berkelahi di sepanjang film sangat menguras tenaga cowok kelahiran 12 Februari 1983 itu. Luka memar dan robek seakan menjadi makanan sehari-hari saat syuting. Apa yang paling parah?


"Yang paling parah saya cidera lutut. Otot ligamennya robek," tuturnya.


Iko memang melakukan semua adegannya tanpa pemeran pengganti. Sementara lawan mainnya di 'The Raid' hampir seluruhnya petarung profesional dan terlatih. (sumber : detik.com)
  
Bagikan artikel ini :